//
you're reading...
Inggris

Citizens Siap Melangkah Ke Kasta Tertinggi

Manchester City mulai menanjak musim ini

Usaha Manchester City dalam empat tahun terakhir untuk masuk ke jajaran klub papan atas Eropa mulai menemukan titik cerah.

Era baru The Citizens dimulai sejak klub dibeli oleh Thaksin Shinawatra pada 2007, City berambisi untuk menjadi klub yang disegani di Eropa, termasuk bisa bersaing dengan rival abadi sekotanya, Manchester United.  Demi menembus impian tersebut, Eastland yang mempunyai kucuran dana tak terbatas langsung memboyong sejumlah pemain-pemain top seperti Elano, Valeri Bojinov, Martin Petrov, hingga Rolando Bianchi. Selain itu City juga menggaet arsitek terkenal Sven-Goran Eriksson demi menyempurnakan skuadnya.

Meski sudah mengucurkan banyak dana untuk membeli pemain berbintang dan pelatih jempolan. City masih belum bisa berbuat banyak di Premier League. Di akhir musim pun mereka hanya finis di posisi kesembilan klasemen. Karena petinggi klub yang meminta hasil instan, Eriksson sebagai orang yang paling bertanggun jawab atas prestasi tim pun dipecat pada Juni 2008, empat hari kemudian Mark Hughes ditunjuk untuk mengisi pos tersebut.

Sheikh Mansour "berkontribusi" besar atas keberhasilan City

Baru berkuasa setahun, Thaksin pun melepas kepemilikannya kepada grup investasi Abu Dhabi pada 2008 yang mempunyai uang lebih banyak. Abu Dhabi Group United pun lebih jor-joran membeli pemain bintang demi mengangkat prestasi The Blues. Lihat saja nama Robihno yang mencetak rekor sebagai pemain termahal Liga Premier saat itu dengan harga 32,5 juta pounds ketika dibeli City dari Real Madrid. Selain Binho, City juga memoyong nama beken lainnya seperti Shaun Wright Phillips, Wayne Bridge, Nigel de Jong, hingga Craig Bellamy.

Kedatangan pemain-pemain bintang itu pun masih belum membantu City. Pasukan Biru Langit versi Hughes juga tidak mampu memberikan prestasi sesuai harapan. Mereka malah finis lebih buruk dari musim sebelumnya, di posisi kesepuluh. Meski demikian klub masih menaruh kepercayaan kepada Hughes untuk memimpin tim di musim 2009-2010.

Dengan ambisi yang lebih besar, City pun kembali membeli pemain bintang di awal 2009-2010. Kali ini bintang Argentina sekaligus pemain dari rival sekotanya, Carlos Tevez. Transfer tersebut semakin memanaskan rivalitas dua klub Manchester tersebut.  Tak berhenti sampai disitu, City juga memboyong Emanuel Adebayor, Gareth Barry, Roque Santa Cruz, hingga Patrick Vieira. Dengan lebih banyak bintang yang dibawa ke Emirates Stadium, City pun tidak kurang menghabiskan dana sekitar 100 juta pounds pada musim tersebut.

Banyaknya pemain bintang dan tekanan dari petinggi klub tenyata membuat Hughes tidak kuat. Alhasil pelatih asal Wales itu pun dipecati dan digantikan oleh Roberto Mancini. Di tangan mantan pelatih Inter itu, City mulai tampil lebih baik. Di akhir musim Mancini berhasil membawa timnya tersebut finis di posisi kelima. Meski demikian hasil itu masih belum cukup karena ambisi City yang ingin menembus kasta tertinggi Eropa, alias Liga Chanpion.

Roberto Mancini punya andil besar musim ini

Mancini yang ditunjuk sejak pertengahan musim sebelumnya mempunyai tanggung jawab untuk dapat lolos ke Liga Champions pada 2010/2011 ini. Lagi, dengan dana besarnya City mencoba menyempurnakan skuadnya dengan memboyong pemain berbintang lima seperti David Silva, Edin Dzeko, Mario Balotelli, dan Jerome Boateng.

Meski sempat tersendat di awal musim, performa Manchester Biru mulai meningkat dan akhirnya gol bunuh diri Peter Crouch pada pertandingan melawan Tottenham memastikan The Citizen mengamankan satu tiket kualifikasi Liga Champions musim depan. Target sejak empat tahun silam pun akhirnya tercapai. Tidak hanya itu kesuksesan City musim ini, final Piala FA juga menjadi salah satu raihan besar pasukan Mancini, karena itu menjadi final pertama tim yang bermarkas di City of Manchester Stadium itu dalam 30 tahun terakhir.

Jika berhasil menang pada final melawan Stoke City, lengkap sudah kebahagiaan City musim ini. Berhasil fmendapatkan tiket ke liga elit Eropa, dan meraih trofi tertua di ranah Britania. Ini bisa jadi langkah awal The Citizens dalam upayanya  menjadi satu klub elit Eropa.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender Tulisan

Mei 2011
S S R K J S M
    Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

News Update

Photos

%d blogger menyukai ini: