//
you're reading...
Belanda

Era Baru Ajax

Gelar Liga pertama dalam tujuh tahun terakhir

Gelar yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Butuh waktu tujuh tahun bagi Ajax untuk kembali merasakan gelar juara Eredivisie sekaligus menambah bintang di baju mereka.

Sejak terakhir meraih gelar Eredvisie ke-29 pada musim 2003/2004, Ajax tidak dapat lagi meraih gelar tertinggi di Belanda itu dalam waktu tujuh tahun terakhir. Hanya gelar KNVB Cup atau Piala Belanda yang berhasil diraihnya, yakni pada 2006, 2007, dan 2007.

Dalam waktu tujuh tahun silam itu Ajax selalu berada di bawah bayang-bayang PSV Eindhoven dalam perebutan gelar juara Eredivisie. PSV bahkan berhasil mempertahankan gelar selama empat musim berturut-turut, terhitung sejak 2004/2005 hingga 2007/2008. Dua musim berikutnya giliran AZ Alkmaar dan FC Twente yang menjadi urutan pertama di Eredivisie.

Kehilangan pemain-pemain unggulan seperti Rafael van der Vaart, Klaas Jan Huntelaar, Zlatan Ibrahimovic, hingga Wesley Sneijder ditengarai menjadi salah satu dari berbagai elemen yang membuat de Godenzonen kesulitan bersaing di level tertinggi liga Belanda tersebut.

Performa melorot Ajacien juga merambah di kancah Eropa. Ajax yang sudah meraih empat gelar Liga Champions, baru lolos ke ajang kompetisi antar klub Eropa tersebut pada musim ini, setelah absen lima musim! Namun langkah Ajax tidak jauh, karena mereka gagal lolos ke fase knock out.

Sebagai klub yang mempunyai tradisi sejarah sepakbola yang bagus di Belanda dan Eropa. Tidak pernah menjuarai liga dalam tujuh tahun terakhir adalah bencana. Apalagi mereka juga kesulitan untuk sekedar lolos ke Liga Champions.

Tanda Kebangkitan Ajax ?

Musim ini pun de Amsterdammers sempat diragukan. Mundurnya pelatih Martin Jol dan perginya Luis Suarez di pertengahan musim semakin menambah penderitaan Ajax. Namun mimpi buruk itu tidak menjadi kenyataan. Di bawah kendali pealtih Frank de Boer perlahan-lahan Ajax bangkit di Erdivisie dan bisa bersaing dengan Twente hingga akhir musim untuk menentukan gelar juara.

Klimaks pun terjadi di partai terakhir, karena Ajax menjamu Twente yang hanya butuh hasil imbang untuk memastikan gelar. Sedangkan Ajax memainkan partai wajib menang. Dukungan penuh fans di Amsterdam ArenA tidak percuma, akhirnya mereka berhasil mengalahkan TWente 3-1. Ajax pun berhak atas gelar juara Eredivisie yang diidam-idamkan selama tujuh tahun terakhir.

Kesuksesan ini pun disambut suka cita para pendukung dan juga seluruh pemain Ajax yang sudah lama tidak merasakan atmosfer menajdi yang terkuat di liga. Legenda hidup Ajax, Johan Cruyff pun memuji penampilan bekas klubnya tersebut. Menurutnya kesuksesan meraih gelar ini akan menjadi langkah awal bagi Ajax untuk menjadi klub besar yang disegani di Belanda dan Eropa.

“Ini awal yang hebat. Ada atmosfer bagus di stadion untuk menginspirasi kemenangan. Semua hasil positif tersebut akan menjadi babak baru bagi klub ini,” ujar Cruyff kepada De Telegraaf.

Dengan hasil ini Ajax menjadi satu-satunya klub yang mempunyai tiga bintang di Belanda. Karena berhasil meraih gelar juara liga sebanyak 30 kali. Selain itu musim depan pun Ajax mendapat tiket langsung ke babak utama Liga Champions karena menjadi juara.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender Tulisan

Mei 2011
S S R K J S M
    Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

News Update

Photos

%d blogger menyukai ini: