//
you're reading...
Europa League

Final Europa League : Porto VS Braga Kedelapan

Final Europa League malam nanti merupakan laga sesama klub Portugal. Tapi ini bukanlah yang pertama kali terjadi di final. Sudah tujuh kali final yang berlangsung mempertemukan dua klub yang berasal dari negara yang sama.

Allan Mullery, kapten Tottenham, meraih piala UEFA pertama

1971/1972

Pertama kali digelar pun UEFA Cup (sebelum namanya diganti Europa League) langsung mempertemukan dua klub yang berasal dari negara yang sama. Saat itu Wolves berhadapan dengan Tottengam dengan masih menggunakan sistim kandang-tandang.  Spurs unggul agregat 3-1.

Berti Vogts, sukses mengantar Monchengaldbah mengalahkan Frankfurt

1979/1980

VfL Borussia Mönchengladbach bertemu Eintracht Frankfurt. Mönchengladbach berhasil menang 3-2 pada leg pertama, sayang kebobolan dua gol di kandang sendiri justru membuat mereka gagal. Karena Frankfurt menang 1-0 di kandang sendiri, Frankfurt pun menang agresivitas gol.

Pelatih Juve, Dino Zoff merayakan gelar bersama kiper, Stefano Tacconi

1989/1990

Sepuluh tahun berselang giliran Italia yang ‘menggelar’ final. Juventus VS Fiorentina. Si Nyonya Tua berhasil menang pada leg pertama 3-1. Fiorentina gagal membalikkan keadaan di leg kedua. Juve pun keluar sebagai juara.

Inter VS Roma, All Italian Final kedua di EUFA Cup

1990/1991

Hanya berselang satu tahun, lagi-lagi dua klub Italia bertemu di final. Sekarang giliran Internazionale VS Roma. Kemenangan 2-0 di kandang sudah cukup bagi Inter, karena di Olimpico, Roma hanya menang 1-0.

Juve Berhadapan Dengan Sesama Klub Italia Lagi di Final

1994/1995

Ini merupakan ketiga kalinya Italia mengirimkan dua klubnya di final. Juventus kembali ke final, namun kali ini melawan Parma. All Italian Final kali ini tidak berjalan mulus bagi Si Nyonya Tua, karena Parma berhasil juara setelah unggul agregat 2-1.

Inter melawan sesama klub Italia lagi di final

1997/1998

Lagi-lagi Italia. Lagi-lagi Inter. dan Lagi-lagi Inter pula yang juara. Kali ini Inter bertemu dengan Lazio. Dengan format final yang sudah menggunakan sistem satu kali pertandingan. Skor 3-0 mencerminakn superioritas Nerazzuri atas Lazio.

Pertama kalinya dua klub Spanyol bertemu di UEFA Cup

2006/2007

Giliran Spanyol yang mempunyai dua wakionya di final. Sevilla VS Espanyol. Setelah imbang 2-2 di waktu normal, kedua tim pun harus melakukana du pinalti karena tak kunjung mencetak gol hingga ekstra time. Tendangan almarhum Antonio Puerta memastikan Sevilla unggul 3-1 dalam adu pinalti tersebut.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender Tulisan

Mei 2011
S S R K J S M
    Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

News Update

Photos

%d blogger menyukai ini: