//
you're reading...
Liga Eropa, Man of The Match

Villas-Boas, The Next Special One

Andre Villas-Boas disebut-sebut sebagai kloningan Mourinho

Melihat kiprah Andre Villas-Boas musim ini mengingatkan kita ketika mencuatnya nama Jose Mourinho saat berhasil meraih treble untuk Porto.

Pada musim 2002/2003 Porto mencuri perhatian dunia ketika tim asal Portugal itu berhasil meraih treble, termasuk gelar UEFA Cup. Nama Mourinho sebagai pelatih The Dragon pun mulai diperhitungkan. Tak butuh waktu lama, setahun berselang, Porto era Mourinho kembali menggemparkan dunia ketika berhasil meraih trofi paling bergengsi di Eropa, Liga Champions.

Sembilan tahun berselang, Porto kembali dilatih oleh salah satu pelatih penuh talenta, Andre Villas-Boas. Gelar treble, termasuk Europa League, yang diraih musim ini mengingatkan publik akan sosok Mourinho. Hanya saja Villas-Boas mencetak rekor yang fenomenal karena usianya yang terhitung masih sangat muda untuk ukuran seorang pelatih, 33 tahun.

Kesuksesannya meraih gelar juara Liga Portugal bersama Porto membuatnya menjadi pelatih termuda yang berhasill meraih juara di Portugal. Hal serupa juga terjadi di Eropa. Setelah memastikan gelar Europa League, Villas-Boas pun memecahkan rekor Gianluca Vialli sebagai pelatih termuda yang berhasil juara. Tidak hanya itu, ia juga mencetak rekor sebagai pelatih yang tak terkalahkan. Karena berhasil membawa timnya, Porto, tanpa sekalipun menelan kekalahan diLiga musim ini.

Uniknya meski meraih kesuksesan sebagai pelatih sepakbola, Villas-Boas tidak mempunyai latar belakang sebagai pesepakbola. Ia sejak usia 17 tahun sudah berkarir di kepelatihan, sepertalnya Mourinho, Villas-Boas juga menjadi salah satu asisten Sir Bobby Robson yang ketika itu menangani Porto. Di usia itu pula akhirnya Villas-Boas mendapat lisensi kepelatihan UEFA.

Villas-Boas lebih muda dari penjaga gawangnya sendiri, Helton

Klub pertama yang dilatihnya adalah tim nasional British Virgin Islands, di usia 21 tahun ia pun menjadi pelatih termuda yang menangani sebuah tim nasional. Hanya setahun di negara tersebut, Villas-Boas direkrut Mourinho untuk menjadi asisitennya di Porto, dan berlanjut ketika Mou pindah ke Chelsea dan Internazionale.

Setelah beberapa tahun mengikuti Mourinho, Villas-Boas pun mencoba tantangan baru dengan menerima tawaran klub Portugal, Academica de Coimbra pada Oktober 2009, menggantikan posisi Rogerio Goncalves yang dipecat. Saat itu Academica berada di zona degradasi dan belum sekalipun meraih kemenangan. Di tangan Villas-Boas tim terebut akhirnya bisa lolos dari jeratan degradasi.

Melihat kinerja bagus Villas-Boas, Porto pun menariknya untuk mengisi pos pelatih yang ditinggalkan Jessualdo Ferreira di awal musim 2010. Ternyata karirnya semakin melesat, di tahun perdananya Villas-Boas sudah meraih berbagai kesuksesan. Melihat perjalanan karirnya itu wajar jika Villas-Boas disebut-sebut sebagai The Next Mourinho,ditambah fakta miripnya jalur kepelatihan yang diambil membuat Villas-Boas semakin dibanding-bandingkan dengan pelatih yang kini menangani Real Madrid tersebut.

Namun dirinya menolak disama-samakan dengan Mourinho.”Banyak orang yang menyebut saya sebagai kloning-nya Mourinho, tapi saya menolak sepenuhnya. Mungkin saya lebih memilih seperti Robson,” ujarnya. Ya, Sir Bobby Robson memang mempunyai peran penting dalam perjalanan awal karir Villas-Boas, dialah yang membuat Villas-Boas seperti sekarang. Ia pun mendedikasikan gelar treblenya ini untuk mendiang Robson. “Saya tidak berkesempatan mengucapkan salam perpisahan kepadanya. Saya mendedikasikan kemenangan ini untuk dia dan istrinya Elsie atas apa yang telah mereka berikan kepada saya,” kata Villas-Boas, seperti dikutip Goal.

Tapi tetap saja Mourinho juga menjadi salah satu pengaruhnya, hal itu juga diungkapkannya. “Mourinho mengenalkan saya dengan sepak bola profesional dan telah mengajarkan banyak hal,” ujar pelatih yang sekarang menjadi bidikan klub elite Eropa itu. Wajar jika akhirnya publik pun menilai Villas-Boas sebagai The Next Mourinho.

Personal information
Full name Luís André de Pina Cabral e Villas-Boas
Date of birth 17 October 1977 (1977-10-17) (age 33)
Place of birth Porto, Portugal
Height 1.82 m (5 ft 11 12 in)
Club information
Current club Porto (manager)
Teams managed
Years Team
2000–2001 British Virgin Islands
2009–2010 Académica de Coimbra
2010– Porto

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender Tulisan

Mei 2011
S S R K J S M
    Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

News Update

Photos

%d blogger menyukai ini: