//
you're reading...
Champions League, Man of The Match

Abidal, Juara Sejati

Lionel Messi memang menjadi bintang kemenangan Barcelona pada pertandingan final Liga Champions melawan Manchester United. Namun sosok Eric Abidal tidak bisa luput dari perhatian.

Bagaimana tidak? Pada Maret silam Abidal sebelumnya didiagnosa oleh dokter mempunyai tumor di hatinya. Hal tersebut membuat Abidal harus menjalani operasi pengangkatan tumor. Alhasil pria Perancis tersebut diprediksi akan absen hingga akhir musim.

Pemain Real Madrid menunjukkan dukungannya kepada Eric Abidal dengan menggunakan baju bertuliskan 'Animo Abidal'

Kabar penyakit yang diderita Abidal itu membuat seluruh awak Barcelona kaget, dan bersimpati. Bahkan klub rival mereka, Real Madrid menunjukkan dukungannya untuk kesembuhan Abidal dengan menggunakan baju bertuliskan Animo Abidal (Strength Abidal).

Barcelona sendiri pada pertandingan  melawan Getafe memberikan tepukan tangan di menit ke-22 sebagai bentuk dukungan untuk kesembuhan Abidal. Angka 22 merupakan nomor punggung pemain berusia 31 tahun itu di klub.

Tanpa diduga Abidal melakukan proses penyembuhan dengan cepat, hanya dalam waktu dua bulan mantan pemain Lyon itu sudah berada di bench Barcelona. Ia pun melakukan comeback pada pertandingan semifinal leg kedua Liga Champions melawan Real Madrid. Abidal masuk menggantikan kapten Carles Puyol pada laga itu.

Sesuai pertandingan Abidal pun disambut dengan meriah oleh seluruh punggawa Los Cules menyambut kesembuhan pemain yang luar biasa.

Abidal disambut rekan-rekannya usai pulih dari penyakit tumornya

Usaha keras Abidal untuk sembuh dari cederanya berakhir dengan happy ending. Abidal dipercaya pelatih Pep Guardiola turun sebagai starter pada pertandingan final liga Champions melawa United.

“Dia menderita kanker hati, dan sudah pasti saya bisa merasakan betapa menderitanya dia serta keluarga. Tapi semangat besarnya untuk cepat sembuh memberi inspirasi pada semua tim. Sebagai pelatih, saya tahu kapasitasnya, sehingga saya memutuskan untuk memainkan Eric di final, dan mengistirahatkan Carles. Ini murni demi kepentingan tim,” beber Pep Guardiola seperti dikutip Daily Mail.

Penampilan Abidal malam itu memang luar biasa di sektor kiri, ia bisa mematikan langkah sayap-sayap Setan Merah seperti Antonio Valenica, dan Fabio Da Sailva. Barcelona pun menang telak 3-1. Momen bahagia Abidal belum lah berakhir sampai disitu.

Kapten Azulgrana, Carles Puyol, memberikan ban kaptennya kepada Abidal untuk menjadi pemain pertama yang mengangkat trofi Liga Champions. “Dia punya kapasitas juara, pengalaman dan determinasinya luar biasa saat sesi latihan terakhir. Dia sungguh luar biasa, dan bangkit tepat pada waktunya,” ungkap Puyol.

Usaha keras Abidal untuk sembuh berakhir dengan bahagia

Ini menjadi momen paling bersejarah dalam hidup Abidal. Selain menjadi comeback manisnya setelah divonis penyakit mematikan, ini menjadi gelar pertamanya di Liga Champions, karena ia absen pada final dua tahun silam akibat akumulasi kartu.

“Malam yang sangat sempurna buatku, semuanya berjalan bagus, teman-temanku juga sangat membantu. Ketika dokter memberitahu tentang penyakit itu, saya sempat shock. Namun saya harus realistis karena di belakangku ada istri serta anak. Kemenangan ini kupersembahkan khusus buat mereka, juga pelatih serta jajaran manajemen yang begitu intens memberi perhatian,” tukas Abidal.

Wajar jika Abidal pun bisa dikatakan sebagai juara sejati, tidak hanya berhasil menjuarai gelar paling prestisius di Eropa, dia juga berhasil mengalahkan penyakit mematikannya.

Mantan pemain Barca, Gevani Van Bronckhorst pun berucap demikian : “Apa yang bisa Anda katakan tentang Abidal? Saya bahagia untuknya dan Barca. Dia pesepakbola yang menjadi dihormati di seluruh dunia. Dialah sang juara, di dalam maupun luar lapangan, dan dia telah memenangkan banyak sekali laga penting,”  ujarnya. Ya, Abidal Juara Sejati.

Full name Éric Sylvain Abidal[1]
Date of birth 11 September 1979 (1979-09-11) (age 31)
Place of birth Lyon, France
Height 1.86 m (6 ft 1 in)
Playing position Defender
Club information
Current club Barcelona
Number 22
Youth career
1999–2000 Lyon Duchère
Senior career*
Years Team Apps (Gls)
2000–2002 Monaco 25 (0)
2002–2004 Lille 60 (0)
2004–2007 Lyon 76 (0)
2007– Barcelona 98 (0)
National team
2004– France 52 (0)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender Tulisan

Mei 2011
S S R K J S M
    Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

News Update

Photos

%d blogger menyukai ini: